Inovasi Pembelajaran Inovatif: Menilik Program Tahsin Bilingual dan Tartilan di MTs Miftahussa'adah





​SEMARANG — Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan arus globalisasi, institusi pendidikan Islam dituntut untuk terus berinovasi tanpa menanggalkan akar nilai keagamaan. Langkah konkret ini ditunjukkan oleh Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahussa'adah yang beralamat di Jl. Kauman RT 01 RW 10, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Melalui implementasi program terstruktur bertajuk "Tahsin Bilingual" pada Tahun Ajaran 2026/2027, madrasah yang telah mengantongi akreditasi B ini berhasil memadukan metode pengajaran kitab suci tradisional dengan kecakapan bahasa internasional secara apik.

​Program inovatif ini dijadwalkan secara berkala setiap pagi hari pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB. Durasi total 60 menit ini dikelola secara presisi oleh para pendidik keagamaan, di antaranya Pak Khafid, Pak Bukhori, Bu Atik, Haidar, Pak Irkham, dan Bu Nely. Pembelajaran pun dibagi ke dalam tiga fase utama yang sangat terukur: pembukaan selama 10 menit awal (diisi dengan presensi dan doa akan belajar), kegiatan inti selama 40 menit, serta ditutup dengan evaluasi, motivasi, dan doa bersama selama 10 menit akhir.

Disamping kelas Takhassus yang berjalan dijam tersebut, kelas Tahsin dan bilingual tidak serta merta ada  hanya sebagai program belaka, namun sebagai penyeimbang pembelajaran yang komprehensif bagi siswa. Persiapannya sangat matang, dimulai pada diskusi guru, penyusunan modul siswa, dan pemaparan metode pengajaran oleh Pakuamudin Muhammad, S.Pd pada hari Sabtu, 11 juli 2026. 

​Struktur dan Metode Pembelajaran Mingguan
​Keunggulan program keagamaan di MTs Miftahussa'adah terletak pada diversifikasi metode pembelajaran yang diterapkan secara konsisten setiap harinya dari Senin hingga Kamis:
​Senin (Bilingual Revised): Berfokus pada praktik mufrodat (kosakata). Siswa didorong untuk melakukan tes hafalan mandiri melingkupi kosakata tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia) secara berpasangan atau langsung kepada guru penanggung jawab, yang kemudian diakhiri dengan pemberian ceklis pada buku kendali murid.

​Selasa (Tahsin): Menggunakan pendekatan Talaqqi (guru melafalkan secara fasih, siswa mendengarkan dengan saksama) dan Musyafahah (peniruan gerakan bibir guru secara kelompok), yang kemudian ditutup dengan sesi setoran bacaan individu untuk koreksi tajwid dan makhraj secara personal.
​Rabu (Bilingual & Mahfudzot): Pembelajaran kosakata bahasa asing diselingi secara berkala dengan penghafalan kata-kata mutiara Islam (Mahfudzot), seperti prinsip dasar kehidupan "Man jadda wajada" (Siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil) dan "Man shabara zhafira" (Barang siapa yang bersabar maka beruntunglah ia).

​Kamis (Tartilan): Menitikberatkan pada aspek Classical Muraja'ah, yakni melantunkan ayat secara bersama-sama sesuai ketukan tartil, disusul dengan metode sambung ayat berantai untuk menguji kelancaran hafalan surat-surat pilihan dalam Al-Quran.

​Implementasi di Ruang Kelas
​Berdasarkan dokumentasi kegiatan di ruang kelas, suasana belajar mengajar memancarkan energi yang sangat positif dan interaktif. Tampak para siswa dengan mengenakan busana muslim dan peci hitam berdiri di depan kelas dengan penuh percaya diri. Mereka saling menyimak teks hafalan secara berpasangan, sementara sebagian lainnya aktif menuliskan materi hafalan baru di papan tulis dengan bimbingan dari guru. Metode interaktif peer-to-peer (antar-teman) serta bimbingan klasikal ini terbukti efektif memicu antusiasme siswa untuk saling memotivasi dalam kebaikan (fastabiqul khairat).

Dampak Positif dan Harapan Ke Depan
​Melalui panduan ajar yang terstruktur rapi seperti Buku Aurod Santri Miftasa, MTs Miftahussa'adah di bawah pimpinan Kepala Madrasah, Ageng Budi Utami, S.Pd., M.M., optimis mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya fasih dan tartil dalam membaca Al-Qur'an, melainkan juga memiliki wawasan global berkat penguasaan kosakata bahasa asing. Pembiasaan disiplin sejak pagi hari ini diharapkan memupuk karakter islami yang kuat, adaptif, serta berakhlakul karimah di tengah kehidupan bermasyarakat.

Redaktor: Haidar Al-Ghozy

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
🌟 Pengumuman: Seleksi Penerimaan Siswa Baru MTs - MA Miftahussa'adah Tahun Pelajaran 2026/2027 Telah Dibuka! | Selamat Hari Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram 1448! | Jadilah Bagian dari Generasi Miftasa Unggul dan Berakhlak 🌟